Pesona Masjid Sultan Singapura

Pesona Masjid Sultan Singapura

Pertama kali sampai Singapura saya pergi ke hostel tentunya untuk check in (yaiyalah fath). Selanjutnya kami langsung tertuju untuk datang ke Masjid Sultan yang terletak di daerah Jalan Muscat dan kawasan Kampong Glam. Kawasan ini memang sebuah kawasan muslim. Di sana tersedia restoran halal hingga rumah makan nasi padang!

Kami berjalan dari hostel yang terletak di Lavender menuju Masjid Sultan. Selama perjalanan kami menemukan masjid yang berada di Syed Alwi Road dan spot bersejarah yang ditandai oleh tiang informasi. Di tiang tersebut dikatakan awal mula sebuah bangunan dan ada tanda Kampong Glam.

 

Setelah bertemu saya langsung melihat ada Masjid yang besar dari kejauhan. Pasti itu Masjid Sultan! Lantas saya kegirangan dan segera menuju Masjid tersebut.

Kami melihat-lihat setiap toko dan restoran di jalan itu. Setelah puas berfoto, kami pun duduk dan menunggu adzan maghrib. Ada hal yang saya perhatikan di daerah ini. Ini termasuk jalan kecil seperti gang namun cukup besar dan masuk mobil. Motor-motor parkir dengan rapi tanpa ada mang-mang parkir ghaib yang datang tidak ada pas kita mau pulang eh ada (lalu nagih).

 

Menara Masjid Sultan Menyala Warna-Warni!

Malam hari di Masjid Sultan begitu indah. Pasalnya kami bisa melihat cahaya yang berpendar dan menyejukkan. Apalagi setelah salat Magrib di sana. Indahnya. Suara merdu seorang qari melantunkan bacaan Alquran sebelum adzan tiba. Rasanya berbeda dan merinding ketika salat magrib bersama jauh di negeri orang.

 

Alhamdulillah suasana di Masjid Sultan saat itu penuh dan banyak sekali para wanita muslim dari berbagai daerah. Dilihat dari wajahnya sih ada yang kebarat-baratan (bule) juga ketimuran. Semua bersatu dan duduk dengan khidmat menunggu adzan maghrib seraya membaca Alquran.

Masjid Sultan menjadi tempat yang dikunjungi oleh para turis. Banyak sekali turis yang datang untuk berfoto di depan masjid dan masuk ke dalamnya. Masjid ini bukan sekadar masjid, melainkan ada papan informasi seperti di museum yang menampilkan sejarah berdirinya masjid ini. Selain itu, ada cerita tentang muslim di Singapura dan hal-hal menarik lainnya.

Masjid ini bersih dan terawat. Kamar mandi dan tempat wudhu wanitanya pun elok dan resik. Senangnya wudhu di sini. Airnya bersih karena dari kerannya terlihat ada saringannya yang tersusun dari batu dan berbagai macam filter air alami. Di sampingnya pun ada sabun cuci tangan dan tanaman kecil yang menghiasi tempat wudhu. Sayang saya tidak mengabadikannya karena ini tempat wudhu wanita haha.

 

Masjid Sultan terdiri dari dua lantai. Tentu lantai atas untuk wanita. Lantai bawah untuk para pria. Sungguh luas dan nyaman. Banyak kajian yang digelar di Masjid ini. Saya melihat dari spanduk yang terpampang di pagar masjid. (saya pun tidak mengabadikannya). Spanduknya seperti biasa, ada kajian terbuka / kuliah dhuha bersama ustadzah.

 

Jangan Khawatir Salat di Singapura

Kamu ga usah khawatir untuk salat di Singapura. Karena banyak masjid besar yang tersebar di sini. Masjid Sultan salah satunya yang terkenal karena menjadi tempat kunjungan turis. Pernah suatu hari saat saya dari mall di Singapura lalu mencari masjid, eh ada masjid yang terletak di sebuah gedung dan tidak ada kubahnya. Tapi sungguh, masjid itu luar biasa enaknya!

Masjid Sultan wajib banget jadi list kunjungan di Singapura. Selain salat, kamu pun bisa baca dan nikmatin sejarahnya di lantai 1. Ada display menarik di sana. Selamat Datang di Masjid Sultan!

Selamat Menjelajah Lebih Jauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *