10 Days Travel – Singapore to Kuala Lumpur by Bus (1)

10 Days Travel – Singapore to Kuala Lumpur by Bus (1)

Singapura, 15/9/17 di arena Art Science Museum

Akhirnya setelah berbulan-bulan, baru kali ini saya ingin menceritakan bagaimana saya jalan pertama kali ke luar negeri. Rencana yang dimulai dari Februari 2017 ini benar-benar kejadian juga. Belum punya uang? Tentu. Tapi berusaha untuk mencarinya dan mengumpulkannya sedikit-sedikit setiap bulan. Banyak dari temen, saudara, temen dekat, temen sepermainan, temen sosial media gak pernah ketemu, dan teman lain-lain yang beranggapan keliru.

“Wah kamu mah banyak euy uangnya”

Ke sana pasti 10 juta ya habisnya?”

Pantes da loba duit (banyak uang) (versi sunda)”

Lantas aku mengamini semua pernyataan mereka. Tapi tidak untuk yang 10 juta. Yakali uang kaget bu, amin ya. Nah, gimana sih caranya waktu itu aku ngumpulin uang dan nekat abis pergi ke 2 negara dan menyusurinya pake bis aja.

Johor Bahru

Cara Menabung

  1. Sisihkan uang yang kamu punya setiap bulannya dan jadwalkan uang itu untuk apa. Saya bulan Februari – Maret uangnya untuk buat paspor dan beli tiket pergi Jakarta- Singapura.
  2. Bulan April, uang kita pakai untuk beli tiket pulang Kuala Lumpur- Bandung.
  3. Bulan Mei tukar rupiah ke Ringgit.
  4. Bulan Juni tukar rupiah ke Ringgit.
  5. Bulan Juli tukar rupiah ke Ringgit
  6. Bulan Agustus tukar rupiah ke SGD
  7. Bulan September berangkat!

Uang yang aku tukar gak lebih dari kisaran 800-1,2. Biasanya 1 jutaan tiap bulan. Jadi aku jajan kerupuk aja, tidak ada yang namanya beli sushi atau kerang ajaib Dipati Ukur. Jika uang sudah ditukar, maka tidak bisa kita jajan di sini pake uang itu kan? Utuh deh! Intinya, maksain diri. 

Melaka

Hal-Hal yang Harus Dilakukan

Seiring dengan masa-masa menabung, buatlah itinerary kasar intinya “Mau kemana sih?”. Kalau bingung gimana cara buat itinerary / jadwal perjalanan/ susunan acara/ rundown kali ah/ ini workshop apa seminar ada susunan acara? HEHE

Maka jurusnya adalah, jawab pertanyaan di bawah ini.

  1. Hendak kemana?
  2. Mau ngapain?
  3. Sama siapa?
  4. Gimana cara menuju ke sana?
  5. Berapa lama?
  6. Mau bobo dimana?
  7. Berapa harganya?

Ketika kamu sudah mampu menjawab pertanyaan di atas, simsalabim! Maka jadilah itinerary anda. Kalau saya sendiri dibuatin temen jalan kemarin, sebutlah ia Cica. Dengan rapi Cica menyusun itinerary tersebut. Kasarnya kita bakal pergi kemana aja dan berapa hari, berapa kira-kira duit yang dikeluarkan. Contoh di bawah ya temen-temen.

  • Singapura (1 days) – Nginep di Blue Jazz Hostel – ke Merlion, Marina Bay, Art Science Museum, Masjid Sultan, Little India. IDR 100k – naik bis dari singapur ke JB
  • Johor Bahru (2 days) – Nginep di teman – ke masjidnya, gapura biru raja, (ini mah gatau aku juga waktu itu ga rencana apa-apa tapi diajak keliling malah belenjong di JBcc ulala~ naik bis dari jb ke melaka)
  • Melaka – 2 days (a famosa, jonker street, malaka river) – naik bis ke Penang – nginep di temen
  • Penang 1 day – naik ferry (Batu Ferringhi, foto-foto di art street wall) – tidur di 1982 Guesthouse
  • Kuala Lumpur – 2 day – (petronas, naik Go KL, Masjid Jamek, Central Market, KLCC) -nginep di temen

Ini itinerary kasar banget. Sesudah itu sering-seringlah riset mengenai tempat yang bakal kita kunjungi. Terus transportasi di sana ada apa aja, makanannya, kotanya, dan lain-lain. Setidaknya kita sudah adaptasi via online(?) gak kaget lah ya.

Pada intinya waktu bikin itin ini banyak yang ga diduganya. Selebihnya yang kesampean yaa 50% lah ya. Destinasi lainnya nemu hasil googling di jalan, atau saran temen, atau sengaja di ajak temen di sana. Sebenernya enjoy aja nikmatin kotanya dan ngobrol bareng orang lokal udah paling seru dan bahagia. That’s the point of traveling, isn’t it?

with Ibu Zar’s family in KL.

Berapa sih biayanya?

  • Jakarta – Singapura IDR 400k
  • Kuala Lumpur – Bandung IDR 500k
  • Travel Primajasa Bandung – Soekarno Hatta IDR 115k
  • Blue Jazz Hostel Singapura IDR 150k / person
  • 1982 Art Hostel Penang IDR 150k / private room
  • EZ Link Card MRT-Bus IDR 120k
  • LRT di Kuala Lumpur (self ticketing) – IDR 7k – 10k /coin ticket (tergantung jarak, jadi ya waktu itu aku sekitaran segitu tiap beli koin LRT. Bus juga (Rapid KL / Rapid Penang) sama aja harganya sekitaran segitu. Gak nyampe IDR 15k an kok.
  • Singapura – Johor SGD 5,5 ber tiga.
  • Johor – Melaka RM 28-30 an (lupa tepatnya)
  • Melaka – Butterworth (Penang) RM 49
  • Butterworth – Penang Island (nyebrang) RM 2,4 -an
  • Penang – Kuala Lumpur RM 45-an
  • Semua destinasi yang aku kunjungi rata-rata gratis semua deh. Hmm, ga ada yang bayar. Iya beneran gratis semua! Haha
  • Makan? Tergantung kalian ya mau keluarin berapa
  • Belanja? Ya kalian juga tergantung ya.

Kalau aku makan di Singapura paling mahal keluar SGD 5,5 an. Ya sekitar 50rb an.  Itu juga cuma sekali apa dua kali ya. Sisanya sarapan gratis dari hostel karena sudah include. Kalau di Malaysia rata-rata gak sampai RM 10. Makan di sana lebih murah. Apalagi pas di Johor, ditraktir terus sama temenku (kangen hixxx). Keluarganya baikk super baikkk! Meski agak roaming, tapi bisa lah nyambung sikit.

Wani-me-Eiyra- Nisa, Johor’s Squad!

Transportasi

  • Singapura – MRT, Bis, UBER tersedia. Paling enak udah pake MRT. Cepet, nyaman, dan mudah sungguh!
  • Johor – Grab, Uber. Johor agak susah transportasi umum. Kebanyakan mobil-mobil biasa. Jika sudah sampai di JB kotanya tak jarang macet juga. Waktu kami sampai ke JB sentral, nungguin mamang Uber sungguh lama. Jam katanya. Jam =macet. (baca: jem)
  • Melaka – Bis (jarang. Tapi ada. Tungguin aja. Banyaknya di Melaka Sentral, terminal utamanya). Grab/Uber.
  • Penang – Bis Rapid Penang , Grab, Uber.
  • Kuala Lumpur – MRT, LRT, Rapid KL, Go KL (gratis), Uber dan Grab.
di Bis tingkat Singapura.

Waktu di KL kebanyakan kami pakai LRT karena rumah temennya dekat dengan stasiun LRT. Kadang pakai grab juga. Jadi ya sesuai kebutuhan kamu aja. Kalau Johor pakai Grab, Melaka pakai uber dan bis, Penang pakai Rapid Penang dan grab juga. Agak susah transportasi umum itu di Johor dan Melaka. Jadi pakai transportasi online deh. Tapi kalau kamu pinter-pinter mah ya ada aja. Hanya kalau Johor gak ngeliat transport umum lewat sih. (akunya sibuk nyari supir grab kali ah).

Nah itu resume dari perjalanan kami 10 hari(?) Haha. Akan dibuat sekuelnya ya. Karena panjang sih kalau diceritain 🙁 Tapi tenang aja, beberapa ceritanya udah aku ceritain kok. Klik aja menu Couchsurfing, dimana kami menginap di beberapa orang lokal di Malaysia. Lalu klik menu Malaysia buat tahu transportasi ke Penang alias panduan lengkap pp ke Pulau Penang.

Intinya ini adalah budget secara ringkas dan menyeluruh selama 10 hari.

Fun Fact : Setelah pulang ke Indonesia, saya masih bisa menukar senilai Rp 1.000.000. Artinya, saya hanya habis Rp 3.000.000 an. (ok, ketauan bawa 4jeteng). Tapi percayalah, aku berkira-kira, 1juta dari 3juta aku habiskan untuk belanja oleh-oleh dan pribadi. Sisanya untuk makan, transportasi di jalan, jajan, dan hostel! Hostel aku bayar di tempat lho. Kamu bisa ngelakuin hal yang sama dengan booking di Booking.com. Endes apa endolita? 

Ingat pesan saya, habiskanlah recehan sen- mu di negara asal, dan jangan menghamburkan uang kertas. Supaya masih bisa ditukar di Indonesia. tapi harganya jadi lebih murah ya! Tapi lumayan lah~ Karena money changer hanya menerima penukaran uang kertas.

Tukar Duit Dimana?

Dari berbagai info dan riset yang saya lakukan, rate terbagus di Bandung ada di Golden Money Changer (GMC). GMC selalu penuh dan pelayanannya enak. Tapi yang GMC Dago aja ya. GMC Otista tempatnya lebih kecil dan kurang nyaman sih. Terbaiklah GMC Dago!

GMC Dago deket banget ama Kartika Sari, depan eduplex/eatboss, hampir sebelahan SMAK Dago. Keliatan lah!

Sekian info dari saya. Semoga bermanfaat yes, jangan merod. Bermimpilah dan wujudkanlah dengan caramu!

Selamat Menjelajah Lebih Jauh!

 

KLCC. 24/9/2017

4 thoughts on “10 Days Travel – Singapore to Kuala Lumpur by Bus (1)

  1. Seru nih, saya dan kekuarga juga baru aja pulang dr negeri tetangga. Karena kita bukan dr golongan horang kaya, cara yg di pake sama kayak mbak, nih. Bulan ini, nabung ini, nabung itu, alhamdulillah berhasil. Bedanya saya ke malaysia tujuannya observasi sekolah buat anak, plus jalan2. Kemana mana naik umum dan jalan kaki. Jadi nya jalan2 nya banyak yang gak sesuai itin. Asik memang sekedar liat, bergabung dengan warga asli. Apalagi bawa si kecil. Total kita berempat habis 13juta. Sdh termasuk pesawat dr sby, dan hotel, makan dan oleh2. Hanya ke johor, melaka, kl. 5 hari 4 malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *