Rekomendasi Warung Kopi di Bandung

Rekomendasi Warung Kopi di Bandung

Ngopi di kafe sekarang sudah jadi tren ya. Apa-apa milih kopi jenis robusta atau arabika. Mau metode vietnam drip, apalah apalah, tubruk, dan lain-lain yang ku tak kenali. Biji dari Manglayang, Puntang, Aceh, Flores, dan segudang biji kopi Indonesia. Pusing memang. Tapi buat yang suka mah, semua disambangi.

Buat pemula seperti saya, (yang tiba-tiba jadi suka kopi pait, asam, dan manis), ada beberapa rekomendasi tempat ngopi yang harganya dari WOW MURCE IH, sampe OKELAH MAYAN. Ini juga hasil riset dan mencoba beberapa tempat. Bukan sengaja mau jajan, ya. Bukan sis, bro. Ini sekalian liputan, tugas negara yang tak boleh terlewatkan.

Disclaimer : Bukan juga kerja keras demi duid sebagai buruh tulis. Bukan. Menjadi profesi yang diemban sekarang ini adalah wadah latihan yang amat besar! Menjadi disiplin, kejar-kejaran sama waktu, berpikir kritis, berani, peka, dan hal-hal lain yang bisa  seribu kata kalau diungkapkan di sini. Jauh dari perkara duid, pemirsah terkasih. Baca aja di post aku yang berjudul “Being a Journalist”. wekekekek

Oke, lanjut. Jadi ini rekomendasi warkop di Bandung, bukan kafe ngartis yang berderet sepanjang jalan Kota Bandung ya sis bro. (meski ada yg hampir menyamai kafe artisan)

  • BURUAN MANGLAYANG

Dari sekian warkop, Buruan Manglayang adalah warkop sederhana, humble, minimalis, harga di bawah sepuluh ribuan! Ada yang 15k tapi itu produk bernama Kombucha. Engga tau apa itu Kombucha, yang jelas kopi-kopinya punya harga 5k-10k aja! Bayangkan, Vietnam Drip aja 8k. Kalau di warkop kota mah, bisa 15k-20k. Kalau di kafe aestetik mungkin lebih dari itu.

Buruan Manglayang terletak di Jalan Cileunyi. Bisa dicari di Google Maps. Lahir di garasi rumah. Tempat duduknya dari drum dan mejanya dari bekas jendela. Ramah orang-orangnya. Mereka sangat peduli sama lingkungan sekitar khususnya Gunung Manglayang.

Kopi dari Manglayang, disaring. Rasanya asam tapi enak, ringan, apalagi ditambah gula aren. Itu Mang Yufik, kepala suku Buruan.
  • KOPI PASAR CIHAPIT

Bayangkan oleh anda sekalian, ada tukang kopi di dalam pasar. Gimana coba? Kan suka aneh ya. Terus di dalam pasar juga ada galeri foto. Hah! Suka gak paham sama gaya Kopi Pasar Cihapit. Mereka juga punya instagram, follow aja di @los_tjihapit. Los itu artinya kaya jongko-jongko gitu ya. Gatau jongko? Itu kaya ruko dalam pasar.

Pasar Cihapit emang paling bersih sekelas pasar ya. Mungkin kopi pasar satu-satunya cuma di sini. Nama pemiliknya Om Bayu. Orangnya ramah abis, ngenalin aku ke semua orang yang suka nongki di situ. Kayanya semua udah saudaraan deh. Terus kerennya, itu jongko om Bayu suka jadi panggung diskusi sosial dan budaya. Ingat, ini di PASAR LHO SOBAT MUDA!

Kopi jualan om Bayu cuma tubruk, kopi susu, dan teh tubruk. Harga kopinya 15k an kalau enggak salah. Teh tubruknya di bawah 10k. ADA KEUNIKAN DI SINI! Gulanya masukin sendiri ya 🙂 Jadi gulanya itu gula batu untuk segelas teh tubruk wangi. Kalau kopi, dikasih kue kering unyu nan jadul tapi lucu di samping kopinya. Pokoknya vintage abis, wangi, ramah, humble, segalanya~

Kalau mau tahu soal Los Tjihapit lebih dalam, baca post aku ya tentang “Los Tjihapit” . Cari aja we okays~

Teh tubruk yang wangi dan menghangatkan raga ini. ea
  • IMAH BABATURAN

Ini mah warkop konsep rumahan teh bener guys. Jadi menu makan berat tiap hari ganti, ya suka beda-beda aja. Tapi seringnya sama. Favorit banget Nasi Cumi Cabe Hejo! Harganya emang 30k. Kata Kang Uyul, ownernya yang ramah abis dan bageur gitu, harga di Imah Babaturan emang ga murah-murah banget tapi gak mahal. Ya wajar atuh guys ai makanannya cumi, tongseng, dll mah piraku mau dibanderol 5000? heheu

Menu kopinya juga es kopi susu, latte, kopi panas lalalala, vietnam drip juga. Udah gitu aja gak muluk-muluk. Harganya 15000 buat kopi susu vietnam drip yang aku coba for the first time! Aduhay endesnya~ Gelasnya juga gelas kampung gitu. Interiornya juga bangku kelas.

maaf guys, foto kopi susu di sini enggak ada di hp aku. bisa liat di instagram aku aja ya hehe.

Lokasinya di Jalan Kebon Bibit. Bisa dari taman film, nembus dari Baltos.

suasananya.
  • KOPI KELENTENG

Kecil dan tepat di depan kelenteng. Kedainya juga kecil kok. Meja depan barista kayaknya cuma satu yang besar, 2 meja kecil. Di sebelahnya ada ruangan khusus yang menghadap jendela. Kopi ini juga disebut OKE MAYANLAH soal harga ya. Rasanya juga endessss yang Es Kopi Susu Kelenteng huhuhuhuh endes.

Aku coba juga kopi jahenya. Tapi jahenya kurang kuat aja, mungkin sengaja bisi kepedesan. Tahu lada garamnya beda gitu, lebih renyah dan besar! Tepungnya banyak jadi bikin kenyang tapi aku lebih suka kaya gini. daripada kering gak jelas gitu.

jadi kalau di kelenteng, gulanya brown sugar! Terus sensasi minum di pecinan itu sih yang bikin unik. Asa kaya di Cina gitu wkwkwk

Es kopi susu kelenteng adalah favorit acuuu! 20-25k

Kopi jahe kelenteng 17k

Pembayarannya diluar tax ya guys. 10% Lokasi di Jalan Kelenteng yah. Depan kelenteng besar banget. Oh, sejalan sama CHINA TOWN pokoknya. Gampang kan.

Es Kopi Susu Kelenteng yang WOW ITU GUYS! 20-25k an kalau gak salah
cappucinonya enak, ga pait. lembut. kalau suka manis tambahkan saja sendiri brown sugar
  • TOKO KOPI DJAWA

Nah ini mah beda guys. mirip kopi artisan sih, tapi ada yang beda. Bekas toko buku legendaris, “Djawa” jadi makin hits setelah bertransformasi jadi toko kopi. Di sini emang beda karena interiornya KEKINIAN BANGET! Boho, etnik estetik kata Kak Alvin Januardi, ownernya sih ya terlihatnya. Harga paling murah es kopi djawanya 18000. Es Kopi awannya 22k. Emang sekitaran 15-30k makanan dan minumannya.

Makanannya ada donat, brownies, croissant gitu. Harganya 15k an. Gak nyoba sih. Tapi favorit kata kakaknya yang Brownies itu.

Jual suasana emang! NO WIFI ONLY BOOKS. Keren gak tuh~ Makanya aku masukin list. Kopi susu Djawanya enak, OK MAYANLAH. Lokasi di Braga yah guys.

es kopi susu djawa, 18k
pastrynya. lucu harganya ditulis di kaca

Suasana lengkap Kopi Toko Djawa nanti aku tulis terpisah ya guys~ Habis postingan yang ini boleh deh, doakan ya! (butuh effort menulis di sini. Hehe)

  • 372 KOPI KOLMAS KAWASAN KABUCI CIMAHI

SIP INI YANG TERJAUH SIH.

Tapi 372 ini enak banget tempatnya. Di tengah kebon kopi. Harganya OK MAYANLAH. Aku nyoba vietnam drip (lagi) arabica, biji kopi Puntang Honey. Asem-asem, gak terlalu kerasa susu. Kopinya lebih terasa. Harga 18k.

Tapi entah kenapa, habis menenggak segelas kopi ini aku langsung mules, kaya pusing gitu. Mungkin akibat aku belum makan siang, kecapean, dan ini kopi kuat banget. Kadang emang ada kopi yang gak kuat di lambung seseorang. Nah, kejadian sama aku. Soalnya bapak aku pernah minum robusta jadi berdebar karena kuat banget cenah.

Arabika puntang ini bikin aku berdebar gitu. Bergetar terus deg-degan huhuhuh. Bahkan pas aku liputan kopi Djawa, lagi ngeshoot, tangan aku geter gitu. Aku akhirnya akan berkomitmen untuk menyetop minum kopi seminggu ini. Ini juga kayanya sebab aku seminggu bahkan udah mau dua minggu liputannya kopi melulu~

vietnam drip arabika puntang honey. 18k
bisa hammocking loh di sini.

Jadi suasana 372 kolmas ini emang enakeun. Menunya banyaaaak banget. Bisa bawa keluarga deh. Family friendly. Harganya juga dari 10-35k gitu. Cuco pokoknya.

Oh ya 372 ini juga punya gerai pertamanya di Dago ya!

Nah, segitu dulu guys review ngopi dari aku. Soalnya baru segitu juga liputannya. Emang milih warkopnya karena sesungguhny kafe ngopi di Bandung mah berjamur! Jadi aku milih yang berbeda dan bernilai berita pastinya. Ramah di kantong juga sih semuanya rata2.

ngopi lur ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *