Thailand, Bertandang ke Negeri Impian

Thailand, Bertandang ke Negeri Impian

Perjalanan menuju Thailand dapat ditempuh dengan berbagai maskapai penerbangan. Kali ini, saya berangkat menggunakan Maskapai Singapore Air yang mengharuskan transit di Singapura. Perjalanan yang seharusnya singkat, tanpa transit, bisa memakan waktu lama. Berangkat dari Jakarta pukul 11.15 baru mendarat di Suvarnabhumi Airport pukul 17.00.

Siap take off dari Soekarno Hatta

Tetapi, saya tidak mengeluh sama sekali soal penerbangan ini. Karena maskapai Singapore Air yang begitu memesona! Oh beginikah rasanya menaiki pesawat yang enak. Ekonominya saja sudah enak. Apalagi yang bisnis dan premiumnya.

Sempat saat berjalan menuju pesawat, saya melewati kursi bisnis. Enaknya! Ada selimut dan bantal supaya bisa bobo tenang.

Tetapi enggak bakalan tenang juga. Soalnya nanti langsung dikasih makan. Terus apa saja keseruan naik Singapore Air? Nantikan artikelnya ya!

Suvarnabhum Airport sangat padat kala itu. Orang-orang berlarian mengantre di pos imigrasi. Lalu lalang berbagai masyarakat dari macam Negara. Berkulit putih, berambut hitam, berkerudung, bermata sipit, sampai muka khas pribumi.

Setelah sampai Suvarnabhum langsung cari Prayer Room. Alhamdulillah nyaman
our luggage

Warga China mendominasi pelancong ke Thailand. Apalagi saat saya mengunjungi Grand Palace, tempat yang katanya wajib dikunjungi. Bangunan nan megah menjulang dari kejauhan. Tembok putih mengelilingi seantero komplek istana besar.

Day 1

Setelah mendarat dengan selamat di Suvarnabhumi, saya naik Airport Link ke lokasi terdekat menuju hostel. Jadi, enggak perlu keluar airport untuk cari transportasi. Thailand udah paling juara soal transportasi pokoknya!

Beli tiket di self ticketing machine. Lokasi hostel yang saya pesan di daerah Phaya Thai. Lupa sih wkwkw. Pokoknya sampailah kami di daerah hostel. Berjalan 950meter menuju hostel (ok lelah). Hostel yang kami pesan bernama Pillow and Bread Hostel. Hostelnya enak, kecil tapi nyaman. Bersih, tersedia handuk, shampoo dan sabun di kamar mandi. Ada air hangat.

Kami pakai female dorm. Hanya untuk sehari. Harganya 150 Baht saja! Alias 75000 lah ya~ Tapi ada deposit yang harus disimpan, 150 Baht juga. Kalau check out juga langsung dibalikin uangnya asal key card yang kamu punya gak rusak atau kamu gak merusak sesuatu di sana.

Bebersih dan bobo~

Pillow and Bread Hostel

Day 2

Kami menaiki bus menuju Platinum Fashion Mall. Setelah googling maps dan bertanya, kami naik bus nomor 240-an apa 70an ya lupa. Murah meriah hanya 20 baht seorang. Tapi keneknya enggak bisa bahasa Inggris jadi byebye kaga paham shay.

Tapi isyarat menolong kami dan dia menyuruh kami turun untuk jalan ke Platinum 100 meteran.

Selesai ke Platinum, sorenya kami dijemput sahabat pena yang akhirnya bertemu secara REAL LIFE.

jeng jeng jeng, Orange namanya!

Dua hari ke depan kami akan bersama Orange. Senang rasanya bisa bertemu sahabat pena. Sudah 3 tahun kami bersahabat dan saya bisa menjenguk Orange ke rumahnya!

Orange terlalu baik untuk saya ceritakan.

Orange dari belakang.

Mengapa Thailand negeri impian? Karena tujuan utama saya ke Thailand selain ingin tahu bagaimana kondisi dan suasana Thailand, adalah bertemu Orange. Sahabat pena berawal dari Postcrossing. Syukur, Allah sudah mudahkan saya untuk pergi ke Thailand dengan selamat. Kami dijamu di rumahnya dengan hangat. Meski anggota rumahnya tidak bisa bercakap Bahasa Inggris, kedekatan kami dimulai dengan makanan dan saya yang sedikit belajar Bahasa Thailand.

Cita-cita ini diwujudkan oleh Hisgo Indonesia, sebuah situs pencarian maskapai terbaik ke beberapa tempat. Mereka juga suka share artikel soal tips dan trik ke Bangkok, lho. Bisa dilihat di instagramnya @hisgoindonesia 🙂

Tunggu another day-nya di postingan selanjutnya ya!

Selamat Menjelajah Lebih Jauh!

4 thoughts on “Thailand, Bertandang ke Negeri Impian

    1. Halo Kak Lina. Terima kasih sudah berkunjung ya 🙂 Yang menarik dari Thailand adalah templenya yang luar biasa megah. Beberapa masjid juga bisa dikunjungi seperti Thomson.Makanannya juga mayan~ hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *