Sushi Bar, Sushi Enak di Bandung

Sushi Bar, Sushi Enak di Bandung

Pas kuliah tingkat 2-3 an, Tasya sepupu aku tukang makan sushi sama temen gengnya. Dia udah ngider lumayan gitu ke beberapa tempat. Sampai akhirnya Tasya suka ngajakin aku makan sushi. Salah satunya ke sushi bar. Outlet sushi satu ini cuma ada di Bandung Electronic Center (BEC) anyar yang ada banyak makanan.

Setelah menjelajah persushian di Bandung, aku jatuh hati pada Sushi Bar. Selain harganya terjangkau, rasanya juga nikmat. Soalnya ada beberapa gerai sushi dengan harga segitu tapi rasanya B aja๐Ÿ˜ญ

Entah Ramadan setahun atau dua tahun lalu, aku sama Tasya bukber di sana. Kita dikasih takjil bubur sumsum, es campur, dan kurma gitu. Udahnya kenyang parah ๐Ÿ™„

Enaknya di sushi bar, jahenya itu beda rasanya. Bisa aku makan. Tapi enggak tau kenapa, saat aku kembali ke Sushi Bar, semua terasa berbeda. Sama sih, cuma ada yang baru.

Kabar baiknya, sushi bar rame! Dulu waktu zaman bukber berdua sama Tasya, sepi-sepi aja. Tadi, meja bar nya penuh sampe ujung. Enggak paham sih.

Kedua, sushi bar nambah menu kopi dari tenan lain yang masuk ke sushi bar. Ketiga, porsinya mengecil gitu gengs. Entahlah. Mungkin harga sama tapi jadi mengecil. Salah satunya Tuna fried sushi yang aku suka.

Tuna fried ini adalah porsi setengah dari porsi zaman baheula. Tapi aku maklumi sih pasti harga pangan melangit. Tapi kelihatannya harga tetap sama. Setidaknya, kelezatan sushi di dalam dengan kerenyahan di luar bisa tetap menyatu.

Di sini, masih ada promo Rp 37000. Jadi dua porsi sushi harganya 37k aja. Tadi pas berkunjung kembali ke sana, aku dan tetanggaku mencoba Salmond garlic dan kanamiyaki. Sushi original isi crab. Kalau salmond garlic, nasi ketannya di luar lalu norinya di dalam. Ditabur bawang goreng. Ukurannya cukup besar dan bikin kenyang ๐Ÿ˜Œ

37k dapet dua porsi. (foto: kejepret tangan tetangga)

Buat yang mau tahu harganya, kisaran 15k – 80k kayanya. Dulu aku pernah menemukan sushi belut harga 80k tapi kok udah engga nemu ya. Ada ramen, sup, sashimi, minuman barunya kaya mojito besar gitu.

Sushi Bar banyak berubah, baik porsi maupun suasana. Mungkin karena Tasya udah kembali ke kampung halaman, Subang. Jadi enggak bisa menginap di kosan dan kulineran ria.

Setidaknya, sekarang beberapa orang mulai notice sama aku soal makanan hahahaha. Mungkin kebanyakan posting makanan dari narsum liputan jadi pada nanya tempat makan A, B, dan C. Atau ngajak makan. Atau mungkin aku yang terlalu famous? Ok jangan enek dulu. Hayu ke sushi bar.

Huehueheu

Jahe

Sushi Bar sudah mendapat sertifikasi MUI. Oya satu lagi, makanan favorit aku di sini selain sushi adalah baby octopus. Sayangnya tadi aku enggak pesen karena pasti kekenyangan๐Ÿ˜ญ

Ok, kepada tetangga yang sudah berpartisipasi mengobati rasa rindu pada Sushi ๐Ÿฃ Bar, terima kasih banyak. ๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰

2 thoughts on “Sushi Bar, Sushi Enak di Bandung

  1. OMG kangen makan nge sushi bar bersama sepupuqu patia. Wagelaseh penasaran bgt berubah sushi bar kayak gimana. Kita harus ngesushi bar lagi yup dan meriview lagi wkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *