Angin Segar dari Jatiluhur

Angin Segar dari Jatiluhur

Sekitar kurang lebih dari 8 tahun, saya sudah tidak menginjakkan kaki di tanah Jatiluhur, Purwakarta. Waduk yang luasnya lebih dari 80,000 hektar ini memang digadang-gadang menjadi waduk terbesar se-Asia Tenggara. Kekuatannya tentu memberikan manfaat kepada pasokan listrik di Jawa dan sekitarnya.

Ternyata, Jatiluhur saat ini sudah mengalami pengubahan yang lumayan wow. Waduk yang bersih, pemandangan yang luas dan hijau, serta jalan yang baik. Begitu pun dengan pengelolaan kawasan wisata d’Jatiluhur yang punya beberapa spot foto mengasyikkan.

Dulu, rasanya enggak ada spot foto yang bagus macam di atas deck kapal atau balkon yang menghadap ke Dam Jatiluhur. Kali ini, d’Jatiluhur membuat semua menjadi indah dan nyata. Di sana terdapat rumah makan bernama Istora Resto yang menghadap ke bendungan indah itu.

Beberapa spot foto seperti deck kapal, tempat duduk love berbunga, serta kafe yang menghadap ke bendungan menjadi kawasan favorit. Belum lagi spot tangga yang mengular ke atas pohon membuat kita bisa merasakan angin sepoi-sepoi.

jatiluhur

Caranya ke Jatiluhur gimana sih?

Exit Tol Jatiluhur dan masuk kawasan Jatiluhur. Kamu dikenakan biaya Rp 10,000 per orang untuk bebas memasuki seluruh kawasan bendungan. Kalau mau masuk ke d’Jatiluhur, destinasi kuliner yang penuh dengan spot foto ini dikenakan kurang lebih Rp 15,000.

Kalau mau ke Purwarkata, kamu bisa naik travel dari Balubur Town Square. Bisa juga pakai kereta api lokal.

Setelah sampai di tujuan, kamu mulai bebas bereksplorasi di Jatiluhur. Mulai dari menaiki kapal, makan di pinggiran danau, atau pergi ke beberapa spot foto yang indah. Lebih seru lagi kalau kamu bersedia membayar kurang lebih Rp 15,000 untuk ke kawasan d’Jatiluhur.

Kamu bisa makan di restoran bernama Istora, ngopi santai di kafenya yang menghadap Dam Jatiluhur, atau berswafoto. Kalau tidak ke d’Jatiluhur, enggak apa-apa kok. Karena masih banyak tempat seperti Waterboom, kolam pasir, dan aneka wisata lainnya di Jatiluhur.

Waktu yang paling pas ke sana sih pagi-pagi. Kalau udah siang hari, panasnya bikin gerah~. Kalau enggak, kamu bisa datang sore hari sambil menikmati es kelapa dan sunset.

Kawasan Jatiluhur itu sangatlah luas. Buat pencinta suasana alam, Jatiluhur adalah destinasi yang pas.

Kabar Baik dari Jatiluhur

Jatiluhur akan dijadikan destinasi wisata air oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Nanti, waduk akan jadi tempat olahraga air, perhelatan festival jazz, dan lain-lain. Soalnya, pada bulan Juni 2019, Kang Emil datang melihat kawasan Jatiluhur lho. Mulai dari pengecekan Dam Jatiuluhur, melihat danau, hingga bersapa dengan masyarakat yang tengah berwisata.

Belum tahu sih kapan Jatiluhur akan segera ramai acara. Nantikan keseruannya ya!

Jatiluhur

One thought on “Angin Segar dari Jatiluhur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *