Browsed by
Tag: puisi

Mimpi Melihat Aurora

Mimpi Melihat Aurora

  Aku pernah bermimpi di bawah langit dengan pendaran cahaya yang membuatnya sendu Pada sore yang kami cecap masing-masing, bersama sejumlah rasian sambil tertawa nyaring Waktu seperti berhenti meminta penjelasan masing-masing Mengapa detik harus melambat menjelang biru berganti kelabu Ada arah yang tidak menentu, aku tak pernah ambil sebab kecut Lantas ingin berlari meninggalkan sejenak tahunan jejas dan kama yang pernah menguntai pada masanya Saat itu, hampir setahun zaman berpihak Tak ayal pasti membuat damba, susah hati, dan gulana Jika…

Read More Read More

Yang lesu dan lelah.

Yang lesu dan lelah.

Kalau mereka bilang pekerjaan ini tak habis masanya. Mereka benar. Bisa pagi hari, tengah malam, atau 24 jam kau terbangun demi sebuah kalimat. Ada rasanya capai, lelah, keluh kesah, dan segala ketidaksejahteraan yang melemahkan seluruh raga. Ada. Namun bagaimana sulitnya pergi berkelana bertemu pada sudut kota, mengawal bagaiamana supaya bijaksana. Sebagian bercerita, ia terlena dengan pekerjaan yg melelahkan-dilihat orang-. Berkejaran dengan waktu atau teriakan orang kantor secara virtual. Tak akan habis pembicaraan, tak tahu pula bagaimana kesudahannya. Sebagian mundur perlahan,…

Read More Read More